Press "Enter" to skip to content

5 Oleh-oleh Khas Malang Ini Akan Memanjakan Lidah Anda

Pulang dari jalan-jalan ke salah satu tempat wisata, terasa tak terlalu afdol bila tidak membawa buah tangan khas daerah itu. Begitu pula saat jalan-jalan ke Malang, sangat disayangkan jika tak memanfaatkan waktu tuk berburu oleh-oleh khas kota Malang. Malang sungguh kota yang unik dan menarik, tidak hanya jadi barometer edukasi di Jawa Timur, tapi juga berevolusi sebagai daerah tujuan pariwisata. Macam kuliner khasnya disediakan didalam ragam variasi, biayanya yang tak mahal, tapi bercita rasa tinggi.

Secara publik, oleh-oleh khas Malang sangat cepat hadir didalam ingatan publik ialah buah Apel. Namun, sebenarnya ada banyak makanan khas Malang yang barangkali tidak familiar didengar. Bermacam-macam oleh-oleh ini sungguh pantas dipublikasi makin luas lagi supaya tak asing di telinga para pecinta travel.

Apel

Buah apel kerap identik dengan kota Malang. Terasa tak terlalu afdol bila tak membeli buah yang jadi ikon kota Malang ini. Tersedia 2 macam apel Malang, yakni apel Manalagi serta apel Ana. Apel Manalagi mempunyai bentuk bulat warnanya hijau cerah dan manis rasanya. Kebalikannya, apel Ana bentuknya agak lonjong warnanya merah dominan juga sedikit asam cocok dijadikan metisan.

Apel amat cepat ditemukan di Kota Malang, entah itu di mall, pasar tradisional, maupun penjual di bibir jalan. Harganya lumayan terjangkau dan yang jelas sedikit lebih murah dibanding apel Washington maupun apel Fuji. Melahap apel Malang juga rupa mencintai produk didalam negeri.

Keripik Aneka Buah

Tanaman buah tentu cocok dilestarikan di Malang. Kontur tanah bersahabat menjadikan banyak sekali macam buah yang berasal dari daerah Malang. Bermacam-macam jenis buah melimpah menjadikan beberapa produsen berinisiatif memungkinkan aneka keripik buah. Tidak hanya cara melahap buah dengan rasa berbeda, keripik aneka buah itu lebih awet hingga bisa disimpan sedikit lama.

Keripik buah dapat dibilang buah tangan khas Malang sangat unik. Disana, Kalian ada pilih keripik buah apa yang kalian inginkan. Ada keripik rasa apel, nangka, salak, buah rambutan, dan aneka buah lainnya. Tahukah Kalian, diperlukan proses panjang tuk merubah buah yang awalnya banyak berisi air selaku keripik buah yang renyah.

Walaupun komposisi bahan serta rasa relatif nyaris sama, biasanya keripik buah disediakan dengan brand tidak sama. Biasanya brand sejalan dengan home industri yang mana keripik buah itu diproduksi.

Keripik Ceker

Ternyata tidak hanya keripik buah, tapi keripik ceker tergolong oleh-oleh khas Malang wajib dicoba. Dari julukannya memang unik lalu mengundang rasa ingin tahu, khususnya tentang rupa dan rasa keripik ceker. Itu wajar lantaran ceker ialah bagian ayam yang barangkali sudah tak bisa dimanfaatkan bagi olahan apapun selain digoreng dan dijadikan sop.

Ceker yang umumnya dibuang sebab tak mengandung daging rupanya bisa diolah jadi kuliner yang renyah dan lezat. Dengan pelengkap bumbu-bumbu tradisonal dipadu tepung terigu, ceker awalnya dimemarkan kemudian digoreng usai dicampur dengan beberapa bahan pelengkap itu.

Strudel Pastry Buah

Kembali ke buah lagi ya, strudel merupakan pastry buah hingga sejenis kue lapis yang terdiri dari aneka buah. Tersedia strudel dengan isi buah strawberry, apel, nanas, pisang, atau mix fruit. Satu dari banyak pusat strudel pastry buah ialah Malang Strudel. Lokasi oleh-oleh khas Malang itu terbilang tetap pendatang baru lantaran peresmiannya di tahun 2014 lalu. Penasaran dari rasa strudel pastry buah Malang? Dapat datang segera ke tempat Malang Strudel ada di Jl. Ardimulyo No 14.

Keramik Khas Malang

Mungkin buah tangan berbentuk makanan maupun cemilan begitu mainstream. Barang oleh-oleh Malang lain ialah aneka keramik. Coba datang ke tempat Keramik Dinoyo yang berada di Jl. MT. Haryono XI. Disana, ada tidak kurang 30 toko yang menyediakan beragam macam keramik serta hiasan semacam guci, asbak, piring, dan aksesoris dinding. Bisa jadi oleh-oleh khas Malang didalam bentuk hiasan keramik bakal jauh lebih memiliki kesan bagi kawan atau keluarga Kalian di rumah.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.