Press "Enter" to skip to content

Megahnya Istana Maimun Medan

Istana Maimun Medan merupakan satu warisan dari Kesultanan Deli pada bagian tanah Sumatera. Bangunan istana itu juga adalah ikon pariwisata Medan bersamaan ikon kota metropolitan paling besar ke-3 di Indonesia. Sampai saat ini, Istana Maimun tengah dianggap menjadi istana paling megah dan terindah yang pernah didirikan dan masih bisa dipandang di Indonesia.

Lengkap pada legenda meriam Puntung yang konon merupakan jelmaan dari adik sesosok puteri berperangai cantik jelita, berkunjung ke obyek wisata Istana Maimun Medan bakal membawa Kalian kearah kenangan saat kejayaan Kesultanan Deli.

Puncaknya, kejayaan dari ekonomi Kesultanan Deli menghantarkan Sultan Ma’moen Al-Rasyid mengalihkan ibukota kerajaan ke kota Medan. Di kota itulah istana kemudian hari tersohor dengan sebutan Istana Maimun itu dibangun. Istana ini dimodelkan oleh satu orang Belanda. Saat itu, fungsi istana cenderung dari sekedar pusat pemerintahan kerajaan, pun dijadikan sebagai pusat kebudayaan dan adat melayu sampai pusat dakwah Islam.

Sultan Deli menginisiasi konstruksi Istana Maimun dinamakan dengan Sultan Mahmud Al-Rasyid. Didirikan mulai tanggal 26 Agustus thaun 1888 sampai 1891, Istana Maimun didirikan megah secara 30 ruang dengan luas 2.771 m2. Istana itu mempunyai 2 lantai dengan pilar batu serta kayu menjadi penopang.

Istana dibagi menjadi 3 bagian, yaitu induk, sayap kanan dan kiri. Panjang istana kira-kira 76 m dengan tinggi 14,15 m. Sedangkan luas halaman istana hingga 4 ha. Bangunan istana mengarah utara dan pas didepannya berdiri Masjid Al-Mashun alias Masjid Raya Medan.

Kemegahan Istana Maimun

Pesona Istana Maimun Medan tak hanya di usia bangunan, tapi juga terhadap karakteristik desain interiornya. Dari sisi arsitektural, bangunan itu berisi perpaduan beraneka unsur kebudayaan, yakni Melayu, Italia, Islam, Belanda, India, dan Spanyol. Istana itu mempunyai 40 kamar pada 20 kamar di tingkat atas. Tidak hanya itu masih terdapat gudang, 4 kamar mandi, dapur, dan penjara.

Bangunan Induk alias Balairung mempunyai luas 411 m2. Di situlah tempat duduk Kesultanan Deli berada. Kalian bisa mengabadikan moment dengan foto dan background singgasana itu saat jalan-jalan ke Istana Maimun Medan. Tahta singgasana dipenuhi dengan warna kuning. Dari sisi keseluruhan, konstruksi Istana Maimun Medan itu memang memiliki warna kuning. Warna tersebut dianggap menjadi warna kebesaran bagi suku Melayu.

Pengaruh konsep Eropa di Istana Maimun Medan tampak di perabotan, semacam meja dan kursi, lalu lemari. Perabotan-perabotan tua tersebut dibikin dengan terlalu detail dan susah. Rasa takjub kepada kemegahan obyek wisata Medan satu ini tak hanya terhenti sampai di sana. Kalian bisa melihat hiasan di interior istana yang sarat warna dan detail, menyajikan sebuah konstelansi yang rapih dan indah.

Didalam Istana Maimun, Kalian diperkenankan melihat peninggalan Kesultanan Deli, dari mejadan kursi, lemari, sampai aneka koleksi lain. Memang terdapat beberapa tempat yang tak boleh wisatawan masuki, seperti bagian sayap kanan istana yang memiliki fungsi menjadi tempat berdiam keluarga kesultanan. Dari ditemani oleh tour guide, Kalian akan memperoleh informasi mengenai sejarah sederhana Kesultanan Deli dan riwayat Istana Maimun.

Meriam Jelmaan Puteri Jelita

Didalam Istana Maimun Medan, Kalian bisa menyaksikan suatu meriam legendaris diberi nama meriam Puntung. Meriam itu bisa dijumpai di bagian sayap kanan Istana Maimun, pas terletak didalam sebuah rumah kecil khas Batak menjadi tempat menyimpannya. Menurut cerita, meriam itu merupakan jelmaan adik dari sesosok puteri cantik berparas jelita. Ketika ada di Istana Maimun Medan, Kalian bisa baca kisah meriam Puntung itu.

Rute Perjalanan ke Istana Maimun

Dari Bandar udara Internasional Kualanamu, Kalian musti menempuh jalan sejauh kira-kira 40 km tuk bisa tiba di tengah-tengah kota Medan. Tapi jika Kalian dari pelabuhan Belawan, Istana Maimun itu sekitar 28 km. Lokasi istana yang ada di pusat kota mempermudah Kalian tuk bisa tiba di sana. Disediakan berbagai transportasi umum yang bisa mengantarkan Kalian ke sana, dari becak, angkutan kota, sampai taksi.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.